Kamis, 27 September 2012

Positive Attitude kunci meraih sukses


Ada seorang ayah yang menjelang ajalnya, dihadapan sang istri berpesan 2 hal pada dua anak laki-lakinya. Pertama; jangan pernah menagih hutang pada orang yang berhutang kepadamu. Kedua; jika pergi dan pulang dari toko jangan sampai wajahmu terkena sinar matahari.

Waktu terus berjalan. Dan kenyataan terjadi, bahwa si anak sulung menjadi semakin miskin, sedangkan si anak bungsu semakin bertambah kaya.

Pada suatu hari sang ibu menanyakan hal itu pada kedua anaknya.

Jawab anak sulung, "Ini karena aku mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan untuk tidak menagih pada orang yang berhutang padaku, akibatnya modalku susut karena mereka tidak mau membayar sementara aku tidak boleh menagih."

"Ayah juga berpesan kalau aku pergi atau pulang dari toko, jangan sampai wajahku kena sinar matahari. Akibatnya aku harus naik becak atau andong, padahal sebetulnya aku bisa berjalan kaki saja. Tapi karena pesan ayah itu, pengeluaranku bertambah banyak."

Kepada anak bungsu yang semakin kaya, sang ibu pun menanyakan hal yang sama.

Jawab anak bungsu, "Ini semua karena aku mentaati pesan ayah. Karena ayah melarang untuk menagih hutang pada orang yang berhutang, maka aku tidak pernah menghutangkan. Sehingga modalku tidak susut."

"Ayah juga berpesan untuk menghindari sinar matahari saat pergi atau pulang dari toko, maka aku pergi ke toko sebelum matahari terbit, dan pulang ketika matahari sudah terbenam. Karena itu tokoku buka sebelum toko yang lain buka, dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup."

"Akibat kebiasaan itu orang menjadi tahu, dan tokoku laris karena jam kerjanya lebih lama dari yang lain."

---

See...ternyata kalimat yang sama bisa ditanggapi secara berbeda, dan membawa dampak yang berbeda juga. Jika kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan sebenarnya adalah proses menuju kesuksesan.

Berusahalah melakukan hal biasa dengan cara yang luar biasa !

Rabu, 19 September 2012

Bosan di Kantor ? Ini Trik Mengatasinya

Siapapun bisa merasa bosan dikantor. Jangan remehkan perasaan ini karena bisa mengganggu produktifitas dan kenyamanan kerja. Banyak faktor yang bisa memicu timbulnya rasa bosan. Yuk kita kupas...

Introspeksi Diri
Pada dasarnya, ada tiga jenis tipe pekerja. Pertama, orang yang melakukan pekerjaan hanya karena tugas. Dalam pemikirannya, jika bekerja tentu akan mendapat gaji. Hanya sebatas itu.

Tipe kedua, pekerja yang giat demi karier. Dia akan bekerja sekuat tenaga untuk mendapatkan promosi atau jabatan tertentu. Apapun halangannya akan dihadapi dengan semangat.

Tipe ketiga, orang yang bekerja karena panggilan hati. Biasanya orang seperti ini cenderung tidak memprioritaskan penghasilan atau karier, karena pekerjaan itu sendiri sudah bisa memberinya banyak kepuasan. --ini MD banget..--

Ketiga tipe diatas dapat mempengaruhi semangat di tempat kerja. Orang tipe pertama cenderung kehilangan mood jika tidak mendapat kenaikan gaji atau bonus. Rasa bosan mudah muncul. Apabila ada tawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji lebih besar, tanpa berpikir dua kali dia akan hengkang.

Orang tipe kedua berbeda lagi, semangatnya akan menurun jika dia tidak mendapat kesempatan promosi. Untuk orang-orang seperti ini, karier adalah segalanya; simbol eksistensi dan prestis.

Kalau si tipe ketiga jarang merasa bosan karena dia begitu mencintai pekerjaan. Tapi dari ketiga tipe itu, rasa bosan bisa saja menyerang saat orang yang bersangkutan kelelahan, baik secara fisik maupun psikis.

Tips Mengusir Bosan
Bosan adalah suatu keadaan saat pikiran kita menginginkan sebuah perubahan, sesuatu yang baru, dan berhentinya rutinitas yang sama dari waktu ke waktu. Apalagi jika yang dihadapi sehari-hari adalah hal-hal rutin dan monoton.

Meskipun rasa bosan adalah sesuatu yang wajar dan manusiawi, tapi apabila tidak segera disikapi dengan bijak bisa fatal akibatnya. Kebosanan yang terjadi di kantor akan menurunkan produktifitas dan kinerja karyawan. Berikut ini beberapa tips mengatasinya.

*Bosan terhadap tugas dan tanggung jawab:
- gali tugas-tugas lebih dalam lagi. Mungkin ada hal-hal yang belum anda perhatikan.

- buatlah variasi pada pekerjaan anda. Misalnya anda seorang penulis, minta ijin pa
da atasan untuk menulis sesuatu hal yang berbeda dari yang biasa ditulis.

- buat pekerjaan menjadi lebih menarik. Misalnya anda seorang pegawai administrasi, buatlah susunan dokumen yang tidak membosankan dan memikat mata dengan menambahkan pembatas kertas berwarna terang.

- apabila rasa bosan tetap tidak teratasi, ajukan cuti pendek. Sewaktu cuti, coba lakukan kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Manfaatkan saat istirahat ini semaksimal mungkin.

Jika sudah melakukan usaha-usaha di atas namun bosan tak juga hilang, mungkin saatnya anda memikirkan apakah pekerjaan itu cocok untuk anda. Jika memang tidak cocok, beranikan diri untuk beralih dan mencoba mencari pekerjaan baru yang lebih sesuai.

*Bosan karena lingkungan tempat kerja
- tata kembali meja atau ruang kerja. Beri sentuhan berbeda dari sebelumnya, misalnya mengubah posisi meja kerja atau mengganti hiasan di ruangan.

- ganti tempat makan siang anda. Sesekali pergilah ke tempat makan siang yang berbeda, dengan teman yang berbeda pula.

- coba untuk memperluas relasi sosial dengan mencari kenalan baru di luar divisi atau di luar kantor. Jika memungkinkan anda bisa juga meminta untuk pindah cabang (lokasi kantor yang berbeda).

Tetap Semangat 
Sebelum rasa bosan menguasai pikiran, kita harus bertindak. Salah satunya dengan mencoba memandang pekerjaan dari sisi lain. Jangan-jangan sebenarnya banyak sisi menarik yang belum digali? Dengan mengubah cara pandang, kita bisa mendapat hal-hal baru yang kemudian akan mengusir kejenuhan.

Atau, kita coba 'jurus lain'...yang seperti ini misalnya;
* ingat tujuan. Pikirkan apa jadinya jika rasa bosan dibiarkan hidup; produktifitas terganggu dan posisi terancam. Jika sampai kehilangan pekerjaan orang-orang terkasih di dekat anda tentu akan terkena imbasnya.

* bersyukur. Syukuri pekerjaan anda sekarang, syukuri semua yang dimiliki, maka hatipun jadi tenang.

* pelihara rasa senang. Apapun pekerjaannya jika dilakukan dengan senang hati pasti akan terasa ringan.

* pelihara ambisi. Dalam bekerja, tentukan ambisi anda. Perjelas target dan buatlah dalam step-step kecil, misalnya target hari ini, minggu ini, dan bulan ini. Tuliskan hal ini di tempat yang mudah terlihat, sebagai pengingat.

* bina hubungan baik. Dalam bekerja tentu anda tidak sendirian. Binalah hubungan baik dengan atasan, rekan sejawat, dan bawahan. Suasana yang menyenangkan di kantor akan menimbulkan rasa kangen untuk bekerja. Anda jadi tidak merasa bosan untuk hadir di kantor.

* lakukan rutinitas pagi. Ini penting. Rasa bosan yang menyerang di kantor, bisa jadi dipicu oleh kebiasaan pagi yang kurang nyaman. Coba deh diperbaiki, misalnya bangun lebih pagi agar bisa menghirup udara segar, sempatkan berolah raga ringan, dan jangan lupa sarapan secukupnya. Hindari berangkat kantor dengan terburu-buru, biar tidak bete di jalan...

---

Thats all --banyak banget sih Mbak Fitri :)--
Semoga yang banyak diatas ada manfaatnya ya...jadi yang bete, yang manyun, yang uring-uringan, janji ya besok sudah setor senyum manis ke aku..:))

---
Special thanks to Mbak Fitri Hariyadiningsih.


Jumat, 07 September 2012

Note # 1

...

If you really love someone,
sometimes the best way to show it
is to let them go

...