Senin, 12 November 2012
Saya Menyukainya
Seorang pria berumur 92 tahun yang memiliki selera tinggi, selalu percaya diri, bangga akan dirinya, selalu berpakaian rapi setiap hari, dengan rambut putihnya yang tertata rapi meskipun dia buta, masuk ke panti jompo hari itu.
Istrinya yang berusia 70 tahun baru saja meninggal, dan mereka tidak pernah mempunyai anak, sehingga ia harus masuk ke panti jompo karena tidak ada lagi yang merawatnya.
Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobby, ia tersenyum manis saat seorang petugas memberitahukan bahwa kamarnya sudah siap. Ketika ia berjalan mengikuti petunjuk jalan ke elevator, petugas itu menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil.
"Saya menyukainya !", katanya dengan antusias seperti seorang anak yang baru mendapat hadiah.
"Tapi pak, anda belum melihat kamarnya. Tahan dulu perkataan anda", kata si petugas.
"Hal itu tidak ada hubungannya", pak tua itu menjawab. "Kebahagiaan adalah sesuatu yang kita putuskan dari awal. Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak, tidak tergantung dari bagaimana perabotannya di tata, tapi dari bagaimana aku menata pikiranku sendiri."
Lalu ia melanjutkan sambil tersenyum, "Aku memutuskan untuk menyukai kamarku. Keputusan seperti itu jugalah yang kubuat setiap pagi, setiap aku bangun tidur, untuk menyukai apapun yang Tuhan berikan padaku hari ini."
---
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar