Usia perkawinan yang sudah matang sering membuat suami istri lupa atau malas mengungkapkan cinta pada pasangan. Padahal inilah salah satu kunci keharmonisan keluarga.
Saat masih pacaran, banyak pasangan yang rajin mengobral kata-kata manis. Kata-kata penuh cinta itu kerap dilontarkan baik secara langsung maupun lewat telepon atau alat komunikasi lain. Sayangnya, seiring bertambahnya usia pernikahan semakin jarang pula ungkapan kemesraan ditunjukkan pada pasangan. Alasannya macam-macam; sibuk dengan urusan rumah dan anak-anak, sibuk dengan pekerjaan kantor, dan banyak lagi alasan lainnya.
Banyak pasangan, setelah menikah, tidak lagi menganggap penting ungkapan cinta. Menurut mereka, yang penting kita dan pasangan saling mencintai dan masing-masing tahu itu. Bergandengan tangan lebih cocok dilakukan oleh pasangan yang baru menikah atau berpacaran. --weee..kata siapa. Sampai detik ini aku masih suka menggelendot di lengan MD kalau sedang jalan berdua :)--
Menurut psikolog, ungkapan cinta sangat diperlukan untuk menjaga keharmonisan hubungan dengan pasangan. Ungkapan tersebut juga merupakan cara konkret memupuk jalinan kasih antara suami dan istri. Namun bukan berarti anda harus melontarkan kalimat romantis tanpa diiringi dengan tingkah laku.
Ungkapan cinta yang dimaksud bukan hanya kata-kata, tapi yang lebih penting adalah tindakan nyata. Intinya kita berusaha menunjukkan cinta lewat perilaku, yang akan berdampak positif bagi kelangsungan hubungan, dan pada pasangan secara individu. Karena pada dasarnya setiap orang senang dan bahagia bila di puji dan diberi perhatian.
Ungkapan cinta, ternyata, ampuh juga untuk mengurangi stres. Pasangan akan menjadi lebih rileks dan bahagia. Jika stres berkurang dan badan rileks tentu kesehatan jadi lebih baik.
Ternyata juga, usia pernikahan yang matang tidak menjamin kelanggengan rumah tangga. Godaan dalam berbagai bentuk bisa datang kapan saja. Dalam hidup, manusia berinteraksi terus menerus. Kalau tahun kemarin temannya hanya 50 orang, tahun ini meningkat jadi 150 orang. Dari sekian banyak interaksi, pasti ada saja godaan yang akan menguji kita dan pasangan. Karena itu suami dan istri perlu terus mencari cara memupuk hubungan. Salah satunya dengan memberikan ungkapan cinta.
Mengungkapkan cinta bukan berarti harus melontarkan kalimat sayang berkali-kali dalam sehari, atau membelikan hadiah-hadiah mahal sebagai bentuk perhatian. Ritual-ritual sederhana sebenarnya sudah cukup menunjukkan betapa cinta kita pada pasangan tidak berubah. Misalnya; mencium tangan, memuji penampilan saat suami hendak berangkat bekerja, mengucapkan terima kasih saat dibantu mengambilkan sesuatu di dapur, dan sebagainya.
Kendati teknologi sudah semakin canggih, sebaiknya ungkapan perasaan tetap disampaikan secara langsung. Efeknya pasti akan lebih terasa dan mengena.
Selain itu pintar-pintar jugalah melihat situasi. Hindari mengungkapkan cinta yang romantis saat suami dalam keadaan sibuk. Hal ini justru akan membuat pikirannya tidak fokus.
Nah, mulai sekarang jangan sungkan lagi mengungkapkan cinta pada pasangan ya... Ritual cinta yang dilakukan dengan tulus dan penuh cinta bisa menumbuhkan keluarga harmonis dan bahagia. Semoga...
***
Thanks to; Ibu Aswini Widjaya - ADR Advisori
Tidak ada komentar:
Posting Komentar