Kamis, 13 Desember 2012

A Lover's Concerto

...
dedicated to someone in my mind and heart...




thank you for all the love that you always give to me :)



Senin, 12 November 2012

Saya Menyukainya


Seorang pria berumur 92 tahun yang memiliki selera tinggi, selalu percaya diri, bangga akan dirinya, selalu berpakaian rapi setiap hari, dengan rambut putihnya yang tertata rapi meskipun dia buta, masuk ke panti jompo hari itu.

Istrinya yang berusia 70 tahun baru saja meninggal, dan mereka tidak pernah mempunyai anak, sehingga  ia harus masuk ke panti jompo karena tidak ada lagi yang merawatnya.

Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobby, ia tersenyum manis saat seorang petugas memberitahukan bahwa kamarnya sudah siap. Ketika ia berjalan mengikuti petunjuk jalan ke elevator, petugas itu menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil.

"Saya menyukainya !", katanya dengan antusias seperti seorang anak yang baru mendapat hadiah.

"Tapi pak, anda belum melihat kamarnya. Tahan dulu perkataan anda", kata si petugas.

"Hal itu tidak ada hubungannya", pak tua itu menjawab. "Kebahagiaan adalah sesuatu yang kita putuskan dari awal. Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak, tidak tergantung dari bagaimana perabotannya di tata, tapi dari bagaimana aku menata pikiranku sendiri." 

Lalu ia melanjutkan sambil tersenyum, "Aku memutuskan untuk menyukai kamarku. Keputusan seperti itu jugalah yang kubuat setiap pagi, setiap aku bangun tidur, untuk menyukai apapun yang Tuhan berikan padaku hari ini."

---

Jumat, 26 Oktober 2012

Ada Tetesan Setelah Tetesan Terakhir

...
story to share


Pasar malam dibuka di sebuah kota. Penduduk menyambutnya dengan gembira. Berbagai macam permainan, stand makanan, dan pertunjukan diadakan. Salah satu yang istimewa adalah atraksi manusia kuat.

Begitu banyak orang menyaksikan manusia kuat memamerkan kehebatan tenaganya yang luar biasa. Ia mampu melengkungkan baja tebal hanya dengan tangan kosong. Tinjunya bisa menghancurkan batu bata hingga berkeping-keping.

Ia mengalahkan semua pria di kota itu dalam lomba panco. Namun setiap kali menutup pertunjukannya ia hanya memeras jeruk dengan genggamannya. Ia memeras hingga ke tetes terakhir.

Manusia kuat lalu menantang penonton, "Hadiah besar saya sediakan bagi siapa saja yang bisa memeras hingga keluar satu tetes saja dari jeruk yang sudah saya peras ini."

Kemudian naiklah seorang lelaki, bertubuh atletis, ke atas panggung. Tangannya kekar. Ia memeras dan memeras, menekan sisa jeruk sekuat tenaga. Tapi tak setetespun air jeruk keluar. Sepertinya seluruh isi jeruk itu sudah terperas habis. Ia gagal.

Beberapa pria kuat lainnya ikut mencoba, tapi tak satupun yang berhasil. Manusia kuat itu tersenyum-senyum sambil berkata, "Saya berikan satu kesempatan terakhir. Siapa yang mau mencoba ?"

Seorang wanita kurus setengah baya mengacungkan tangan, meminta diberi kesempatan untuk mencoba. "Tentu saja boleh nyonya, mari naik ke panggung," kata manusia kuat sambil tersenyum geli.

Penonton bersorak sorai sambil terbahak-bahak mengolok wanita kurus itu. Pria kuat saja gagal, apalagi si ibu kurus tua ini, begitu pikir mereka.

Perlahan, wanita itu mengambil jeruk dari tangan manusia kuat, dan menggenggamnya. Lalu wanita itu mencoba memegang sisa jeruk dengan penuh konsentrasi. Ia mengupas sedikit demi sedikit sebelah pinggirnya, mengumpulkan ampas jeruk ke arah tengah, dan mengulanginya sampai semua sisi jeruk menyatu di tengah.

Ia terus menekan dan memijit jeruk itu, hingga akhirnya..."ting !" setetes air jeruk muncul terperas dan jatuh diatas meja. Seketika penonton terdiam, terperangah. Lalu ejekan dan cemoohan berubah menjadi tepuk tangan riuh.

Manusia kuat memeluk wanita kurus sambil berkata, "Nyonya, aku sudah melakukan pertunjukan ini puluhan  kali. Banyak orang pernah mencoba agar bisa membawa pulang hadiah uang yang saya tawarkan, tapi mereka semua gagal. Hanya anda satu-satunya yang berhasil memenangkan hadiah itu. Boleh aku tahu, bagaimana anda bisa melakukannya ?"

"Begini," jawab wanita kurus itu. "Aku adalah seorang janda yang ditinggal mati suamiku. Aku harus bekerja keras untuk mencari nafkah bagi kelima anakku. Jika engkau memiliki tanggungan beban seperti itu, engkau akan mengetahui bahwa selalu ada tetesan setelah tetesan terakhir, walau di padang gurun sekalipun. Engkau juga akan mengetahui jalan untuk menemukan tetesan itu."

...

Selasa, 09 Oktober 2012

Sebuah Tes

...
Masih tentang mobil. Sebuah buletin memuat tulisan ini dan tidak ada salahnya untuk dishare.

...
Anda sedang melaju di jalan raya dengan mobil sport 2 seats di malam yang gelap dan mendung. Lalu anda melewati sebuah halte bis dan melihat  tiga orang sedang berdiri disana menunggu bis yang akan lewat.

Mereka adalah seorang wanita tua yang kelihatan sedang sekarat, seorang teman lama yang pernah menyelamatkan nyawa anda, dan seorang pasangan impian yang selama ini sangat anda idam-idamkan.

Yang mana yang anda pilih untuk ikut dalam mobil anda ? Ingat..hanya satu orang saja, karena mobil anda hanya punya dua kursi. PIkirkan dengan cermat sebelum anda memutuskan...

Anda bisa memilih wanita tua yang sedang sekarat dan membutuhkan pertolongan. Atau anda bisa memilih teman lama yang pernah menolong anda, dan sekaranglah saat yang tepat untuk anda membalas jasanya. Tapi mungkin anda tidak akan pernah lagi menemukan pasangan yang cocok seperti yang anda impikan.

Siapa yang anda pilih ??
-
-
-

Bandingkan dengan jawaban ini :
"Saya akan berikan kunci mobil saya ke teman lama, dan mengijinkan dia untuk secepatnya mengantar ibu tua itu ke rumah sakit. Sementara itu, saya akan berdiri di halte menunggu bis yang akan lewat, berdua dengan pasangan impian saya."

Bagaimana ? tidak terpikirkan sebelumnya, bukan ?!

Terkadang, kita akan mendapatkan lebih banyak jika kita membuang ego dan batasan pikiran kita. Berusahalah menjadi pribadi yang berbeda dari orang lain, dalam arti positif seluas-luasnya.
Think outside of the box.

---

Jumat, 05 Oktober 2012

Balada Mobil Tua

...
Saat baru menjadi tenaga paramedis di sebuah pedesaan di Kenya, Herbert Jacksons mendapat sebuah mobil tua yang harus di dorong dulu untuk menghidupkan mesinnya.

Di hari pertama memakai mobil itu, ia kebingungan bagaimana cara menjalankannya.Setelah merenung sejenak, ia menemukan ide.

Ia pergi ke sekolah di dekat rumahnya, lalu minta ijin untuk mengajak beberapa anak sekolah untuk mendorong mobilnya. Setelah mobil bisa berjalan, ia biasa memarkir mobilnya di tempat yang tinggi agar ketika meluncur turun bisa menjadi pendorong untuk menghidupkan mesin. Atau kalau hanya butuh berhenti sebentar, ia akan membiarkan mesin tetap menyala. Herbert Jacksons memakai kiat ini selama dua tahun.

Karena gangguan kesehatan, Herbert Jacksons dan keluarganya terpaksa harus kembali ke negara asalnya, sementara tenaga paramedis pengganti sudah tiba di kota itu.

Saat menyerahkan mobil, Jacksons dengan bangga menjelaskan 'penemuannya' tentang cara menghidupkan mesin mobil tua itu.

Meski Jacksons belum selesai berbicara, tetapi paramedis muda itu langsung membuka kap mesin dan mengutak-atik beberapa bagiannya. Lalu ia berpaling pada Jacksons. "Dr. Jacksons, masalahnya hanya kabel yang lepas saja kok", katanya sambil menyambungkan kabel.

Setelah itu paramedis muda itu masuk ke dalam mobil, memutar kunci kontak, dan...bbrrrmmmm !
Keluarga Herbert Jacksons kaget, karena ternyata mesin mobil bisa hidup hanya dengan sekali memutar kunci kontaknya.
...

Suatu hal yang awalnya tidak normal lama-lama akan dianggap normal, karena kita sudah terbiasa dan merasa nyaman dengannya. Jangan ragu untuk mengusut dan memperbaiki sesuatu yang tidak normal, meskipun menurut kita itu normal, karena selalu ada kondisi terbaik asal kita mau mengupayakannya.

...
pssst...itu mobilku :))






Kamis, 27 September 2012

Positive Attitude kunci meraih sukses


Ada seorang ayah yang menjelang ajalnya, dihadapan sang istri berpesan 2 hal pada dua anak laki-lakinya. Pertama; jangan pernah menagih hutang pada orang yang berhutang kepadamu. Kedua; jika pergi dan pulang dari toko jangan sampai wajahmu terkena sinar matahari.

Waktu terus berjalan. Dan kenyataan terjadi, bahwa si anak sulung menjadi semakin miskin, sedangkan si anak bungsu semakin bertambah kaya.

Pada suatu hari sang ibu menanyakan hal itu pada kedua anaknya.

Jawab anak sulung, "Ini karena aku mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan untuk tidak menagih pada orang yang berhutang padaku, akibatnya modalku susut karena mereka tidak mau membayar sementara aku tidak boleh menagih."

"Ayah juga berpesan kalau aku pergi atau pulang dari toko, jangan sampai wajahku kena sinar matahari. Akibatnya aku harus naik becak atau andong, padahal sebetulnya aku bisa berjalan kaki saja. Tapi karena pesan ayah itu, pengeluaranku bertambah banyak."

Kepada anak bungsu yang semakin kaya, sang ibu pun menanyakan hal yang sama.

Jawab anak bungsu, "Ini semua karena aku mentaati pesan ayah. Karena ayah melarang untuk menagih hutang pada orang yang berhutang, maka aku tidak pernah menghutangkan. Sehingga modalku tidak susut."

"Ayah juga berpesan untuk menghindari sinar matahari saat pergi atau pulang dari toko, maka aku pergi ke toko sebelum matahari terbit, dan pulang ketika matahari sudah terbenam. Karena itu tokoku buka sebelum toko yang lain buka, dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup."

"Akibat kebiasaan itu orang menjadi tahu, dan tokoku laris karena jam kerjanya lebih lama dari yang lain."

---

See...ternyata kalimat yang sama bisa ditanggapi secara berbeda, dan membawa dampak yang berbeda juga. Jika kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan sebenarnya adalah proses menuju kesuksesan.

Berusahalah melakukan hal biasa dengan cara yang luar biasa !

Rabu, 19 September 2012

Bosan di Kantor ? Ini Trik Mengatasinya

Siapapun bisa merasa bosan dikantor. Jangan remehkan perasaan ini karena bisa mengganggu produktifitas dan kenyamanan kerja. Banyak faktor yang bisa memicu timbulnya rasa bosan. Yuk kita kupas...

Introspeksi Diri
Pada dasarnya, ada tiga jenis tipe pekerja. Pertama, orang yang melakukan pekerjaan hanya karena tugas. Dalam pemikirannya, jika bekerja tentu akan mendapat gaji. Hanya sebatas itu.

Tipe kedua, pekerja yang giat demi karier. Dia akan bekerja sekuat tenaga untuk mendapatkan promosi atau jabatan tertentu. Apapun halangannya akan dihadapi dengan semangat.

Tipe ketiga, orang yang bekerja karena panggilan hati. Biasanya orang seperti ini cenderung tidak memprioritaskan penghasilan atau karier, karena pekerjaan itu sendiri sudah bisa memberinya banyak kepuasan. --ini MD banget..--

Ketiga tipe diatas dapat mempengaruhi semangat di tempat kerja. Orang tipe pertama cenderung kehilangan mood jika tidak mendapat kenaikan gaji atau bonus. Rasa bosan mudah muncul. Apabila ada tawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji lebih besar, tanpa berpikir dua kali dia akan hengkang.

Orang tipe kedua berbeda lagi, semangatnya akan menurun jika dia tidak mendapat kesempatan promosi. Untuk orang-orang seperti ini, karier adalah segalanya; simbol eksistensi dan prestis.

Kalau si tipe ketiga jarang merasa bosan karena dia begitu mencintai pekerjaan. Tapi dari ketiga tipe itu, rasa bosan bisa saja menyerang saat orang yang bersangkutan kelelahan, baik secara fisik maupun psikis.

Tips Mengusir Bosan
Bosan adalah suatu keadaan saat pikiran kita menginginkan sebuah perubahan, sesuatu yang baru, dan berhentinya rutinitas yang sama dari waktu ke waktu. Apalagi jika yang dihadapi sehari-hari adalah hal-hal rutin dan monoton.

Meskipun rasa bosan adalah sesuatu yang wajar dan manusiawi, tapi apabila tidak segera disikapi dengan bijak bisa fatal akibatnya. Kebosanan yang terjadi di kantor akan menurunkan produktifitas dan kinerja karyawan. Berikut ini beberapa tips mengatasinya.

*Bosan terhadap tugas dan tanggung jawab:
- gali tugas-tugas lebih dalam lagi. Mungkin ada hal-hal yang belum anda perhatikan.

- buatlah variasi pada pekerjaan anda. Misalnya anda seorang penulis, minta ijin pa
da atasan untuk menulis sesuatu hal yang berbeda dari yang biasa ditulis.

- buat pekerjaan menjadi lebih menarik. Misalnya anda seorang pegawai administrasi, buatlah susunan dokumen yang tidak membosankan dan memikat mata dengan menambahkan pembatas kertas berwarna terang.

- apabila rasa bosan tetap tidak teratasi, ajukan cuti pendek. Sewaktu cuti, coba lakukan kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Manfaatkan saat istirahat ini semaksimal mungkin.

Jika sudah melakukan usaha-usaha di atas namun bosan tak juga hilang, mungkin saatnya anda memikirkan apakah pekerjaan itu cocok untuk anda. Jika memang tidak cocok, beranikan diri untuk beralih dan mencoba mencari pekerjaan baru yang lebih sesuai.

*Bosan karena lingkungan tempat kerja
- tata kembali meja atau ruang kerja. Beri sentuhan berbeda dari sebelumnya, misalnya mengubah posisi meja kerja atau mengganti hiasan di ruangan.

- ganti tempat makan siang anda. Sesekali pergilah ke tempat makan siang yang berbeda, dengan teman yang berbeda pula.

- coba untuk memperluas relasi sosial dengan mencari kenalan baru di luar divisi atau di luar kantor. Jika memungkinkan anda bisa juga meminta untuk pindah cabang (lokasi kantor yang berbeda).

Tetap Semangat 
Sebelum rasa bosan menguasai pikiran, kita harus bertindak. Salah satunya dengan mencoba memandang pekerjaan dari sisi lain. Jangan-jangan sebenarnya banyak sisi menarik yang belum digali? Dengan mengubah cara pandang, kita bisa mendapat hal-hal baru yang kemudian akan mengusir kejenuhan.

Atau, kita coba 'jurus lain'...yang seperti ini misalnya;
* ingat tujuan. Pikirkan apa jadinya jika rasa bosan dibiarkan hidup; produktifitas terganggu dan posisi terancam. Jika sampai kehilangan pekerjaan orang-orang terkasih di dekat anda tentu akan terkena imbasnya.

* bersyukur. Syukuri pekerjaan anda sekarang, syukuri semua yang dimiliki, maka hatipun jadi tenang.

* pelihara rasa senang. Apapun pekerjaannya jika dilakukan dengan senang hati pasti akan terasa ringan.

* pelihara ambisi. Dalam bekerja, tentukan ambisi anda. Perjelas target dan buatlah dalam step-step kecil, misalnya target hari ini, minggu ini, dan bulan ini. Tuliskan hal ini di tempat yang mudah terlihat, sebagai pengingat.

* bina hubungan baik. Dalam bekerja tentu anda tidak sendirian. Binalah hubungan baik dengan atasan, rekan sejawat, dan bawahan. Suasana yang menyenangkan di kantor akan menimbulkan rasa kangen untuk bekerja. Anda jadi tidak merasa bosan untuk hadir di kantor.

* lakukan rutinitas pagi. Ini penting. Rasa bosan yang menyerang di kantor, bisa jadi dipicu oleh kebiasaan pagi yang kurang nyaman. Coba deh diperbaiki, misalnya bangun lebih pagi agar bisa menghirup udara segar, sempatkan berolah raga ringan, dan jangan lupa sarapan secukupnya. Hindari berangkat kantor dengan terburu-buru, biar tidak bete di jalan...

---

Thats all --banyak banget sih Mbak Fitri :)--
Semoga yang banyak diatas ada manfaatnya ya...jadi yang bete, yang manyun, yang uring-uringan, janji ya besok sudah setor senyum manis ke aku..:))

---
Special thanks to Mbak Fitri Hariyadiningsih.


Jumat, 07 September 2012

Note # 1

...

If you really love someone,
sometimes the best way to show it
is to let them go

...



Selasa, 31 Juli 2012

Membangun Kepercayaan Diri

Tidak semua orang terlahir dengan rasa percaya diri yang tinggi. Tapi kalau mau berusaha kita pasti bisa memilikinya. Coba deh beberapa cara berikut ini ;...

Jadikan kegagalan sebagai awal kebangkitan
Cobalah untuk menghadapi semua masalah dengan optimis. Fokuskan diri pada kualitas-kualitas yang kita miliki, termasuk pengalaman di masa lalu yang bisa dijadikan modal atau pembelajaran untuk saat ini dan di masa depan.
Jangan terlalu lama memikirkan kegagalan. Gunakan kegagalan itu untuk melangkah lebih baik lagi.

Kenali kekuatan diri 
Kenali dan miliki kualitas diri yang positif. Caranya mudah; buat saja daftar seluruh 'aset' yang kita punya, yaitu keahlian, pengalaman, bakat, banyaknya teman, kekuatan fisik, atau hal-hal lain yang membuat kita merasa nyaman dengan diri sendiri. Mengingat kembali semua aset itu akan meningkatkan rasa percaya diri kita.

Cari kelebihan
Cobalah berkaca di depan cermin dan cari lima kelebihan yang membuat kita nyaman dengan diri sendiri. misalnya mata, rambut, senyum manis, tangan, kaki, atau lainnya. Selain faktor fisik, cari juga kelebihan dari sisi kepribadian, seperti semngat,energi, kelembutan, keramahan, dan sebagainya.
Kalau merasa sulit mencari kelebihan diri sendiri, mintalah bantuan orang lain yang dekat dan tahu betul bagaimana kita. Lakukan hal ini setiap hari selama seminggu, dan rasakan perbedaannya.

Kenalilah ketidaknyamanan
Cari tahu apa yang selama ini membuat kita merasa tidak nyaman atau malu terhadap diri sendiri. Bentuknya bisa sangat beragam; mulai dari jerawat, penyesalan, teman-teman, sampai pengalaman traumatis atau yang tidak menyenangkan.
Apapun itu, kenalilah, identifikasi, dan tuliskan di atas kertas. Lalu, kita boleh merobek-robek kertas itu untuk mendapatkan perasaan lebih tenang dan positif. Semacam mensugesti diri bahwa semua kekurangan kita sudah dibuang, lenyap.

Terima kekurangan
Ingatlah bahwa tidak ada manusia yang sempurna, karena semua pasti punya kekurangan. Terima kenyataan ini dengan lapang dada. Sadari juga bahwa kehidupan selalu penuh tantangan. Tapi jangan lupa bahwa setiap individu diciptakan dengan keunikan masing-masing. Kita pasti punya kelebihan yang tidak dimiliki orang lain.

Hargai diri sendiri
Hindari mengasihani diri sendiri atau mengharapkan orang lain bersimpati dan mengasihani kita. Tidak ada yang bisa membuat kita inferior atau tidak pede, kalau kita tidak membiarkan itu terjadi. Kalau terus menerus merasa rendah diri, lama-lama orang lain akan terpengaruh dan memandang kita rendah juga.
Cegah hal itu dengan mengungkapkan hal-hal positif yang dimiliki. Jangan takut dan malu untuk menunjukkan kualitas diri kita pada orang lain.

Tanggapilah pujian dengan baik
Saat dipuji, terimalah dengan terbuka dan penuh rasa syukur. Berhentilah menganggap pujian itu sebagai sesuatu yang biasa. Banyak orang yang ketika dipuji malah bersikap acuh sambil berkata, "Ah, masa sih ?"
Sikap ini sama sekali tidak disarankan. Kita seharusnya menanggapi dengan tulus dan memberi respon positif, dengan mengucapkan terima kasih sambil tersenyum.

Bersyukur
Syukurilah kondisi atau apapun yang kita miliki saat ini, karena seringkali akar dari rasa tidak percaya diri
adalah rasa tidak puas terhadap satu atau banyak hal. Misalnya merasa kurang cantik, kurang beruntung dan sebagainya.
Dengan bersyukur atas apa yang kita miliki sekarang, kita dapat mengalahkan rasa tidak puas dan hidup lebih tenang. Ketenangan batin inilah yang membantu menumbuhkan rasa percaya diri.

Bantu Orang Lain
Membantu orang lain akan membuat kita merasa positif terhadap diri sendiri, apalagi jika bantuan yang diberikan membawa manfaat dan kebaikan. Bentuk bantuan tidak harus selalu sesuatu yang besar atau mahal. Sikap lebih ramah pada satpam, atau office boy di kantor sudah sangat berarti. Cobalah lakukan, dan buktikan sendiri bagaimana hal positif itu ampuh meningkatkan kepercayaan diri.

Berani bicara
Dalam rapat atai sebuah diskusi, banyak orang tidak berani bicara atau khawatir penilaian orang pada apa yang mereka ucapkan. Pada kenyataannya, orang-orang tidak sekejam yang kita bayangkan. Bahkan sebenarnya, sebagian besar orang juga mengalami ketakutan yang sama seperti kita. Jadi, latih diri untuk lebih berani berbicara di depan umum. semakin sering dicoba, kepercayaan diri pun semakin meningkat.

Ada beberapa tips lagi yang tampaknya sepele tapi kalau kita jalankan akan memberikan kontribusi yang tidak kecil pada upaya kita mendongkrak rasa percaya diri, diantaranya;...

Cukup Tidur
Percaya atau tidak, kurang tidur bisa berdampak serius pada banyak hal, termasuk urusan perasaan. Gangguan tidur akan membuat perasaan-perasaan negatif lebih mudah muncul. selain itu kita juga jadi lebih mudah tersinggung dan tidak percaya diri.
Karena itu usahakan untuk cukup tidur setiap hari. Dan pastikan bahwa tidur kita berkualitas, alias nyenyak dan pulas.

Berbusana lebih baik
Penampilan fisik memang bukan hal utama dalam membentuk kepribadian, namun faktor ini bisa sangat membantu. Kalau merasa penampilan kurang oke, biasanya cara kita membawa diri atau berinteraksi dengan orang lain juga akan terpengaruh. Karena itu berilah perhatian lebih pada busana. Tidak perlu baju-baju mahal, yang penting bersih, rapi, dan serasi.

Olahraga
Mirip dengan busana, olah tubuh juga punya pengaruh besar terhadap kepercayaan diri seseorang. Biasanya bentuk badan yang kurang ideal akan membuat kita merasa tidak nyaman, tidak menarik, dan kurang bersemangat. Dengan rutin berolahraga kita bisa memperbaiki penampilan luar, meningkatkan energi tubuh, dan mendapatkan manfaat positif lainnya.                                                                                                    
Disiplin berolahraga tidak hanya membuat kita merasa lebih baik, tapi juga menciptakan energi positif yang bisa menjadi kekuatan untuk menjalani aktifitas sehari-hari.

***

[diolah dari berbagai sumber]













Minggu, 29 Juli 2012

Lagi-Lagi Uang

...ini adalah curahan hati Mas Icul. Sangat menyentuh dan mengena...

---

Kehilangan kerabat, karena dipanggil menghadap Tuhan, pasti membuat kita sedih. Apalagi jika kerabat tadi mempunyai tempat yang spesial di hati kita, atau orang yang selama ini begitu baik pada kita.

Saya pernah merasakan kepedihan itu, kepedihan yang sayangnya kemudian berubah menjadi penyesalan. Saya sadar tak ada orang yang bisa mengelak dari takdirNya. Namun setidaknya, menurut saya, kerabat saya itu tidak akan meninggal di usia muda (35 tahun), alias hidup lebih lama jika dia sungguh-sungguh berniat melawan penyakitnya.

Penyakit saluran pernafasan yang dia derita sebenarnya hanya bisa menjadi parah jika dibiarkan menggerogoti dalam waktu lama. Jika pencegahan dilakukan sejak dini, sesuatu yang fatal bisa dihindari.

Sebagai sarjana ekonomi yang dikenal pintar saya yakin dia menyadari hal itu. Sayangnya, dia terlalu 'berhitung' terhadap biaya yang harus dikeluarkan kalau pengobatan rutin dilakukan. Padahal secara finansial dia tidak punya masalah.

Mengapa uang begitu disayang ? Kerabat saya pasti punya alasan sendiri.

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar dokter spesialis dan membeli obat memang lebih mahal ketimbang mengunjungi klinik alternatif, dan tentu saja mengurangi tabungan. Tapi jika terlambat, bukankah uang tak lagi berarti ?

Uang bisa membeli obat, tapi tidak bisa membeli kesehatan
uang bisa mendatangkan teman, tapi tidak bisa membeli persahabatan
uang bisa membeli makanan, tapi tidak bisa membeli selera makan
uang bisa membayar pelayanan, tapi tidak bisa membeli kesetiaan
uang bisa membuat hari-hari kita begitu indah, tapi tidak bisa membeli kebahagiaan.

Ah, pikiran saya melayang jauh. Kalau saja kerabat saya itu tak mencintai uang lebih daripada dirinya sendiri, kesehatannya mungkin tak akan tergadaikan begitu cepat dan begitu mudah. Mungkin, karena panjang-pendeknya umur, Tuhan juga yang menentukan.

***


Sabtu, 28 Juli 2012

Yuk, Belajar Mengatur Keuangan

Pengeluaran selalu lebih besar dari pendapatan ? Jangan buru-buru menyalahkan gaji, karena mungkin saja kesalahannya ada pada cara kita mengatur keuangan. Ada beberapa kebiasaan pintar yang bisa kita terapkan agar keuangan kita tidak lagi 'kedodoran'. Ini dia tips-nya...

Catat Pengeluaran
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuat buku catatan, gunanya untuk mendeteksi kemana saja larinya uang kita. Mungkin kita merasa hanya mengeluarkan uang untuk barang-barang kecil yang harganya tidak seberapa. Tapi jika ditotal ternyata jumlahnya sangat besar. Nah, bila tidak tercatat, kita tidak akan pernah menyadari hal ini.

Buat Daftar Belanja
Sebenarnya ini tip yang sudah sering dianjurkan. Tapi kenyataannya hanya sedikit orang yang benar-benar mencatat daftar belanja dan mau mematuhinya. Padahal daftar belanja ini sangat membantu kita mengontrol pengeluaran.

Hindari Membawa Uang Tunai Berlebihan
Selama di dompet masih terlihat banyak uang, dorongan untuk menghabiskannya akan selalu ada. Sebaiknya jangan menyimpan uang terlalu banyak di dompet, biarkan saja tetap dalam tabungan. Jika tiba-tiba membutuhkan uang lebih untuk keperluan penting, tinggal tarik tunai dari ATM. Membawa uang sesuai kebutuhan adalah salah satu usaha kita mengontrol pengeluaran.

Kurangi Kebiasaan Makan Diluar
Banyak warga kota besar yang terbiasa kongkow dengan teman, saudara, atau rekan kerja di kafe dan mall. Memang mengasyikkan tapi juga membutuhkan biaya cukup besar. Boleh-boleh saja kegiatan ini dilakukan asal jangan keseringan. Bila ingin berkumpul dengan teman-teman, pilih saja salah satu rumah sebagai tempat pertemuan. Lebih hemat dan lebih bebas bercengkerama.

Bawa Bekal
Inilah salah satu langkah mudah untuk berhemat. Biasakan membawa makanan sendiri dari rumah. Selain sesuai dengan selera, yang lebih penting adalah kebersihannya terjamin.

Bijak Menggunakan Kartu Kredit
Banyak orang menganggap kartu kredit sebagai uang tambahan. Ini salah besar. Kita harus memperlakukan kartu kredit sebagai uang pinjaman yang harus segera dilunasi begitu tagihan datang. bila tidak dilunasi, sisa tagihannya akan kena bunga dan bunganya masuk ke tagihan kita bulan depannya. Jadi gunakan kartu kredit hanya jika wajib menggunakannya --mis; untuk beli tiket pesawat--, atau jika ada keuntungan lain yang ditawarkan. Pastikan kita melunasi tagihan perbulannya.

Manfaatkan Kupon Belanja
Di media cetak sering terdapat kupon-kupon belanja yang bisa digunting dan bisa dipakai belanja. Manfaatkanlah dengan cermat. Pastikan kupon itu kita pakai untuk membeli barang-barang yang memang diperlukan. Bukan sebaliknya, membeli barang hanya karena ada kuponnya tapi sebenarnya tidak butuh. Itu sama artinya dengan pemborosan.

Belanja Grosiran
Belanja dalam jumlah besar biasanya jatuhnya lebih murah. Tapi ingat, karena membeli dalam jumlah banyak, pastikan barang yang dibeli memang tahan lama misalnya sabun mandi, detergen, dsb.

Sisihkan Gaji Untuk Tabungan
Tabungan bukanlah sisa dari pendapatan. Setiap habis menerima gaji, usahakan langsung menyisihkan sebagian untuk ditabung. Jangan menunggu sampai akhir bulan, karena kemungkinan besar tidak akan ada sisa. Idealnya jumlah yang ditabung perbulan adalah 10% dari total pendapatan. Pisahkan rekening tabungan dengan rekening yang digunakan untuk biaya sehari-hari.

Batasi Cicilan
Batas aman cicilan yang bisa kita ambil adalah 30% dari total pendapatan. Pertimbangkan dengan cermat sebelum mengambil cicilan apapun. Jangan mudah tergiur dengan penawaran cicilan berbunga rendah, bahkan nol persen.

Belilah Barang Yang Memiliki Nilai
Saat pergi ke mall, kita mudah tergiur dengan aneka produk seperti baju, sepatu, tas. Apalagi kalau barang-barang itu sedang banting harga atau diskon. Merasa sayang dengan harga yang miring kitapun langsung tergoda untuk membeli, padahal barang-barang itu tidak kita butuhkan. Sebaiknya alokasikan uang untuk membeli sesuatu yang punya nilai, misalnya emas. Mungkin sekarang kitaa tidak membutuhkannya, tapi suatu saat nanti benda itu bisa dijual dan memberikan keuntungan yang lumayan.

***
(diolah dari berbagai sumber)


Senin, 23 Juli 2012

Pentingnya Bilang, " I Love You..."

Usia perkawinan yang sudah matang sering membuat suami istri lupa atau malas mengungkapkan cinta pada pasangan. Padahal inilah salah satu kunci keharmonisan keluarga.

Saat masih pacaran, banyak pasangan yang rajin mengobral kata-kata manis. Kata-kata penuh cinta itu kerap dilontarkan baik secara langsung maupun lewat telepon atau alat komunikasi lain. Sayangnya, seiring bertambahnya usia pernikahan semakin jarang pula ungkapan kemesraan ditunjukkan pada pasangan. Alasannya macam-macam; sibuk dengan urusan rumah dan anak-anak, sibuk dengan pekerjaan kantor, dan banyak lagi alasan lainnya.

Banyak pasangan, setelah menikah, tidak lagi menganggap penting ungkapan cinta. Menurut mereka, yang penting kita dan pasangan saling mencintai dan masing-masing tahu itu. Bergandengan tangan lebih cocok dilakukan oleh pasangan yang baru menikah atau berpacaran. --weee..kata siapa. Sampai detik ini aku masih suka menggelendot di lengan MD kalau sedang jalan berdua :)--

Menurut psikolog, ungkapan cinta sangat diperlukan untuk menjaga keharmonisan hubungan dengan pasangan. Ungkapan tersebut juga merupakan cara konkret memupuk  jalinan kasih antara suami dan istri. Namun bukan berarti anda harus melontarkan kalimat romantis tanpa diiringi dengan tingkah laku.

Ungkapan cinta yang dimaksud bukan hanya kata-kata, tapi yang lebih penting adalah tindakan nyata. Intinya kita berusaha menunjukkan cinta lewat perilaku, yang akan berdampak positif bagi kelangsungan hubungan, dan pada pasangan secara individu. Karena pada dasarnya setiap orang senang dan bahagia bila di puji dan diberi perhatian.

Ungkapan cinta, ternyata, ampuh juga untuk mengurangi stres. Pasangan akan menjadi lebih rileks dan bahagia. Jika stres berkurang dan badan rileks tentu kesehatan jadi lebih baik.

Ternyata juga, usia pernikahan yang matang tidak menjamin kelanggengan rumah tangga. Godaan dalam berbagai bentuk bisa datang kapan saja. Dalam hidup, manusia berinteraksi terus menerus. Kalau tahun kemarin temannya hanya 50 orang, tahun ini meningkat jadi 150 orang. Dari sekian banyak interaksi, pasti ada saja godaan yang akan menguji kita dan pasangan. Karena itu suami dan istri perlu terus mencari cara memupuk hubungan. Salah satunya dengan memberikan ungkapan cinta.

Mengungkapkan cinta bukan berarti harus melontarkan kalimat sayang berkali-kali dalam sehari, atau membelikan hadiah-hadiah mahal sebagai bentuk perhatian. Ritual-ritual sederhana sebenarnya sudah cukup menunjukkan betapa cinta kita pada pasangan tidak berubah. Misalnya; mencium tangan, memuji penampilan saat suami hendak berangkat bekerja, mengucapkan terima kasih saat dibantu mengambilkan sesuatu di dapur,  dan sebagainya.

Kendati teknologi sudah semakin canggih, sebaiknya ungkapan perasaan tetap disampaikan secara langsung. Efeknya pasti akan lebih terasa dan mengena. 


Selain itu pintar-pintar jugalah melihat situasi. Hindari mengungkapkan cinta yang romantis saat suami dalam keadaan sibuk. Hal ini justru akan membuat pikirannya tidak fokus.


Nah, mulai sekarang jangan sungkan lagi mengungkapkan cinta pada pasangan ya... Ritual cinta yang dilakukan dengan tulus dan penuh cinta bisa menumbuhkan keluarga harmonis dan bahagia. Semoga...


***
Thanks to; Ibu Aswini Widjaya - ADR Advisori


Sabtu, 21 Juli 2012

Asah Dulu Kapaknya !

Seorang penebang pohon tertunduk lunglai. Ia ingin mengundurkan diri karena malu, tak mampu menebang pohon lebih banyak lagi walaupun sudah bekerja lebih keras dan lebih lama.

Pimpinannya (?) bertanya, "Kapan terakhir kali kau asah kapakmu ?"
"Mana sempat, Pak. Saya bekerja keras sampai larut malam agar hasilnya lebih banyak," tukas si penebang sedih.

Pimpinan menepuk pundaknya, "Ya, itulah penyebabnya, kau lupa mengasah kapakmu. Kau sulit menebang pohon dengan kapak tumpul, bukan ?"

---

Tarik Nafas Dalam

Rasakan ada energi putih, energi terang masuk ke dalam tubuh. Lalu, tahan nafas beberapa saat, biarkan energi bersih itu membersihkan apa yang perlu dibersihkan. Menerangkan apa yang perlu diterangkan, dan memutihkan apa yang perlu diputihkan.

Kemudian barulah hembuskan nafas sebanyak mungkin,biarkan kotoran gelap dan hitam keluar dari tubuh kita. Lakukan tiga sampai tujuh kali saja, dan rasakan kenyamanan dalam diri anda.

Tehnik ini sangat sederhana. Layaknya sebuah baterei, tentu tubuh kita perlu di-charge agar bisa digunakan kembali. Tidur agar segar. Makan agar bertenaga. Berdiam agar jernih. Tujuannya agar kita bisa melanjutkan perjalanan yang mungkin masih jauh. Karena sulit bagi kita untuk I love you full bila energi kita tidak full, bukan ?

Dimanakah Aku Saat Ini ?

Marilah terbang sejenak keatas, terbanglah melayang lebih tinggi. Lihatlah diri anda saat ini.
Apakah anda sudah berjalan di jalan yang mengarah pada cita-cita yang ingin diwujudkan ?
Apakah anda berada di persimpangan jalan ?
Bingung memilih ?
Apakah anda berada di jalan yang mungkin bukan jalan yang dipilih ?
Apakah anda sendiri tidak tahu ini jalan apa ?
Dimanakah aku saat ini ?

Tidak perlu terburu-buru menilai apalagi menyimpulkan, bahwa kita salah jalan atau sudah dijalan yang benar. Ambillah jeda sejenak, bernafaslah lebih perlahan, minumlah teh pahit yang tersedia. Minumlah agar perut ini hangat. Lalu, pejamkan mata untuk menghayati pertanyaan berikut...

Kemana Aku Akan Pergi ?

Sulit kita menilai bahwa jalan kita salah, kalau kita tidak tahu sebenarnya kita mau kemana. Mana mungkin kita tersesat kalau kita tahu jalan. Kita tahu kalau kita salah arah, kalau kita tahu jalan. Kita tahu kalau salah, kalau kita punya peta tujuan yang ingin kita capai.

Terakhir; mau kemana kita ini, kalau hari ini adalah hari terakhir kita ?

Apakah kita mau dikenang sebagai seorang yang kalah ?
Apakah kita mau dikenang sebagai seorang pecundang ?
Apakah kita mau dikenang sebagai seorang yang hanya menyusahkan orang lain ?
Atau, apakah kita ingin dikenang sebagai seorang yang berguna ?
Sebagai seorang yang berhikmah ?
Seorang pemenang ?
Seorang yang meninggalkan belang indah, gading kuat, karya indah ?
Seseorang dengan talenta yang tidak tersia-siakan ?...

Ah, serahkan jawabannya ke dalam diri masing-masing. Serahkan saja nafas ini pada Dia, sang pemilik senyum ini.

Serahkan saja nafas ini, agar kita bisa terus berkarya. Agar kita terus kuat melangkah, agar kita terus mampu mendaki, agar kita terus bisa terbang tinggi dan jauh, setinggi dan sejauh yang bisa kita yakini...  

God, I love you full..

---

Seseorang yang tidak meresikokan apa-apa; 
tidak akan mengerjakan apa-apa,
tidak memiliki apa-apa,
bukan siapa-siapa,
dan tidak akan menjadi siapa-siapa.... [Leo F. Buscaglia]

***

(special thanks to; Bpk Krishnamurti)

Selasa, 17 Juli 2012

Nasib Tragis si Narcissus


Dalam mitologi Yunani, tersebutlah kisah tentang Narcissus, anak dari Dewa Sungai Cephissus dan Peri Liriope. Sebagai anak dewa dan peri, tak heran kalau Narcissus ganteng banget...hehehe... Banyak gadis yang tergila-gila padanya.

Salah satu cewek yang naksir berat adalah Echo. Gadis yang sangat cantik ini bahkan rela menguntit kemanapun Narcissus pergi. Ketika akhirnya Echo nekat menembak Narcissus, ternyata yang didapatnya hanyalah penolakan.

Cinta bertepuk sebelah tangan. Dengan perasaan sedih dan hati hancur, Echo akhirnya pergi ke gunung dan menghilang. Sekilas info, dari sinilah muncul istilah suara echo.

Melihat nasib Echo, Dewi Nemesis ikut sedih. Ia lalu mengutuk Narcissus menjadi seseorang yang jatuh cinta pada dirinya sendiri.

Saat Narcissus melintas di Sungai Styx, ia melihat bayangan wajahnya sendiri di atas air. Ia jatuh cinta dan terus memandangi bayangan wajahnya yang memantul di air sungai. Ketika nekat hendak mencium bayangannya sendiri, Narcissus jatuh ke sungai dan mati.

Dewa-dewa yang menemukan mayatnya , menjadikannya bunga narcissus. Dari sinilah kata narsisisme berasal.

***

[darisebuahsitus]

Senin, 16 Juli 2012

Nyala Api Cinta Mengalahkan Segalanya


Suatu hari Kapak, Gergaji, Palu, dan Nyala Api mengadakan perjalanan bersama-sama. Di tengah gurun perjalanan mereka terhenti karena terhalang besi Baja yang melintang di tengah jalan. Berbekal kekuatan masing-masing, mereka berusaha menyingkirkan  Baja itu.

"Minggir ! Biar aku yang singkirkan," kata Kapak. Baja tersebut lantas dihantamnya bertubi-tubi. Namun karena terlalu keras dan kuat, akhirnya mata kapak malah tumpul. Kapak menyerah.

"Kalau begitu biar aku saja yang urus," giliran Gergaji unjuk gigi. Dengan penuh percaya diri Gergaji mengerahkan seluruh kekuatan gigi-giginya untuk mengalahkan Baja. Hasilnya sama saja. Gigi gergaji rontok semua.

"Apa kubilang !" kata Palu. "Kalian tidak bisa melakukan hal ini. Akan kutunjukkan caranya." Namun apa yang terjadi? Baru sekali ia memukul, kepalanya terpental sendiri dan benjol. sedangkan Baja tetap tak berubah.

Sementara itu, Nyala Api yang sedari tadi diam saja mendengarkan pertengkaran teman-temannya kini angkat bicara. "Boleh aku mencoba membantu kalian ?"

Tanpa menunggu lagi ia segera melingkarkan diri dan memeluk dengan lembut si Baja penghalang tadi. Ia mendekap erat-erat Baja itu seolah tak ingin  melepaskannya. Akhirnya Baja yang keras itupun meleleh dan cair.

Ada banyak hati yang cukup keras untuk melawan kemurkaan dan kemarahan.
Tapi jarang ada hati yang sanggup melawan nyala api cinta kasih yang hangat dan lembut.

***

[bigthankstoDJS]

Jumat, 13 Juli 2012

Janji Pemabuk


Alkisah, seorang pemabuk berjalan sempoyongan pulang ke rumah di malam hari. Di tengah jalan ia di cegat oleh dua orang perampok.

"Serahkan semua uangmu !", kata salah satu dari perampok itu. Si pemabuk meraba-raba kantong bajunya untuk mencari sisa-sisa uang yang barangkali masih ada. Dengan setengah sadar ia ingat bahwa ia masih punya sedikit uang. Tapi ia heran karena tangannya tak menemukan apa-apa.

"Kalau kau tidak menyerahkan uangmu, kau akan kami bunuh !", perampok kedua mengancam sambil menempelkan ujung pisaunya ke leher si pemabuk. Dengan gemetar si pemabuk menjawab, "Beri aku waktu sebentar". Perampok itu menarik kembali pisaunya.

Si pemabuk lalu berlutut di tanah, kedua telapak tangannya menengadah ke langit. Ia berdo'a dalam hati, "Tuhan, tolonglah aku. Jika Engkau selamatkan aku dari para perampok ini, aku berjanji tidak akan mabuk-mabukan lagi".

Begitu selesai berdo'a si pemabuk merasa ada sesuatu yang jatuh dari dalam bajunya. Ternyata sekeping uang perak. Menyadari bahwa ia sudah mendapatkan apa yang ia butuhkan, ia segera melanjutkan, "Tuhan, lupakan do'aku..."

---

Ini hanya sebuah anekdot. Mungkin kita sering menjumpainya dalam versi yang berbeda. Anekdot ini menyindir perilaku kita lewat kelakuan si pemabuk.

Pemabuk itu menganggap uang yang jatuh dari dalam bajunya bukan pemberian Tuhan atas do'anya, sehingga ia punya alasan untuk tetap mabuk-mabukan lagi.

Ini persis seperti kelakuan kita.
Kita begitu mudah berjanji, seringkali atas nama Tuhan, dan begitu mudah pula melupakannya. Saat dilantik memegang jabatan atau profesi kita bersumpah, saat menikah pun kita berjanji. Waktu berbisnis dengan orang lain kita juga berjanji.

Tapi betapa mudah kita melanggar janji yang sudah kita sepakati itu. Lebih buruk lagi, kita tidak pernah mau mengakui bahwa kita sudah melanggar janji.

Kita menganggap gaji yang kita terima atau kesetiaan pasangan itu sebagai uang koin yang jatuh begitu saja dari baju kita.

***

[copastdarisitus terkenal]


Kamis, 05 Juli 2012

Mengakrabkan Suami dan Keluarga Besar


Setelah menikah, mau tidak mau suami menjadi bagian dari keluarga besar istri. Tidak jarang persoalan muncul karena perbedaan kedua belah pihak. Bagaimana seharusnya seorang istri menghadapi situasi ini ?

---

Pernahkah anda mengalami suami anda kurang  diterima keberadaannya di keluarga besar ? Wujud ketidak sukaan mereka bisa bermacam-macam.Mulai dari menghalang-halangi anda menikah dengannya hingga mengucilkannya dan tidak menganggap keberadaannya di keluarga besar. Anda pun sering jadi sasaran protes dan keluhan mereka. Sedangkan suami sering murung karena perlakuan mereka.

Situasi ini sering membuat istri jadi serba salah. Di satu sisi anda adalah pendamping suani, di sisi lain anda adalah anggota keluarga besar.Dilema yang sering muncul pada diri istri adalah; 'aku harus membela siapa ?'

---

Seorang istri perlu memberikan dukungan pada suami bila menghadapi situasi demikian. Ceritakan hal yang baik dari keluarga pada suami. Begitu juga sebaliknya, ceritakan kebaikan suami pada keluarga besar. Jangan justru berpihak dan memanas-manasi, apalagi mengadu domba dengan bersikap plin-plan.

Sampaikan hanya informasi yang bersifat positif, namun bukan berarti anda menutupi kesalahan kedua belah pihak. Berusahalah melihat sebuah persoalan secara obyektif.

Alasan Ketidaksukaan
Hal-hal apa saja yang membuat suami kurang disukai di keluarga besar ?

Begini, rasa suka dan tidak suka dapat berasal dari pandangan pribadi  dan bisa juga bersumber dari perilaku. Keluarga yang kurang bijak seringkali menilai seseorang dari kekurangan yang ia miliki. Biasanya kekurangan itu berkaitan dengan status sosial ekonomi, kondisi fisik (kecantikan atau ketampanan), latar belakang pendidikan, dan lain-lain.

Banyak faktor mengapa suami kurang disukai di keluarga besar. Berdasarkan  kemunculannya bisa di bagi menjadi masa sebelum menikah dan masa sesudah menikah.

# masa sebelum menikah
Biasanya keluarga memiliki kriteria pasangan tertentu yang sesuai dengan adat istiadat, suku, ras, dan agama mereka. Faktor ini masih cukup berpengaruh dan dianggap sebagai hal mendasar.
Faktor lain adalah soal kepribadian pasangan yang tidak sesuai dengan kepribadian keluarga besar. Misalnya keluarga besar istri sangat menjunjung tinggi disiplin dan ketepatan waktu. Suami bertipikal suka ngaret tentu saja sangat tidak disukai.

#masa setelah pernikahan
Hal yang bisa membuat keluarga besar tidak suka adalah kebiasaan-kebiasaan seperti cara yang berbeda dalam menghadapi masalah. Lalu aspek kepribadian yang tidak menyenangkan, seperti perilaku sok tahu, suka ikut campur, tidak peduli, posesif, dan lain-lain.
Faktor penghasilan suami yang lebih rendah dari istri juga bisa menimbulkan masalah, terutama bila keluarga besar masih berpandangan bahwa suami adalah pencari nafkah utama.

Bijak & Tidak Berpihak
Haruskah istri memberitahu suami tentang ketidaksukaan keluarga besar padanya ?

Idealnya, seorang istri harus bisa menyaring informasi yang akan disampaikan pada suami. Sampaikan hanya informasi yang berdampak positif dan membangun kepribadian pasangan. Bukan justru yang membuat ia terpojok, dipermalukan, atau bahkan menimbulkan kebenciannya pada keluarga besar.

Adalah tugas istri untuk mensosialisasikan norma-norma yang ada di keluarga besar sehingga suami bisa memahami dan menerapkannya. Jika punya pandangan dan sikap positif terhadap keluarga, serta mengikuti aturan dan norma keluarga, ia pasti bisa diterima. Tidak ada alasan lagi bagi keluarga besar untuk membenci dirinya.

Yang terpenting adalah ini;
Kunci keharmonisan hubungan keluarga besar dengan suami terletak pada peran istri, sebagai jembatan penghubung kedua belah pihak. Caranya ? kedua belah pihak harus sering berinteraksi, agar semakin dekat dan semakin sayang. Hadirilah acara-acara di keluarga besar seperti arisan keluarga, pesta pernikahan, tamasya bersama atau menjenguk keluarga yang sakit.

Selain itu, istri harus mendukung suami berperilaku wajar, sopan, dan, menghargai orang lain. Begitu pula dengan keluarga besar. Berilah mereka pengertian tentang kondisi suami. Selalu ingatkan mereka bahwa suami juga punya sisi positif yang patut diperhitungkan.

Memang ini bukan pekerjaan mudah, tapi bayangkan hasilnya bila semua pihak bisa saling menerima dan memahami. Keharmonisan keluarga besar akan tercipta, dan istri tidak perlu menghadapi dilema lagi.

***

[dariberbagaisumberterpercaya]


Jumat, 22 Juni 2012

Aturan Simpan Rahasia Antara Suami-Istri


Setiap orang memiliki privacy dan berharap privacynya itu dihormati orang lain. Privacy ini bisa berupa identitas, aktivitas, kepemilikan barang, pilihan politik, serta rahasia pribadi. Ketika sudah menikah masihkah kita punya privacy?

Yang perlu dilakukan pertama kali adalah menetapkan makna privacy bagi masing-masing individu. Bicarakan dengan pasangan, hal-hal apa sajakah yang masuk dalam kategori privacy. Samakan persepsi agar tidak timbul masalah, karena bisa jadi sesuatu yang dianggap privacy oleh suami belum tentu dianggap privacy juga oleh istri. Ujung-ujungnya adalah timbul masalah.

Bisa-bisa, privacy (termasuk rahasia) digunakan sebagai alasan menyembunyikan perbuatan menyimpang atau diluar kesepakatan dengan pasangan. Kemungkinan terburuk yang sering terjadi adalah menjadikan perselingkuhan sebagai sebuah privacy atau rahasia.

Punya Rahasia = Manusiawi
Setiap pasangan hendaknya menyadari bahwa mereka tidak akan pernah mengetahui semua hal tentang diri pasangannya. Selalu ada kemungkinan muncul hal-hal baru yang tidak mereka ketahui. Kadang-kadang hal-hal baru itu 'tetap tersimpan' karena manusia adalah mahluk dinamis yang mengalami perubahan pola sikap dan pola berpikir. Karena itu setiap individu pasti punya sisi yang enggan untuk dibagi dengan orang lain, dan itulah rahasia atau privacy.


Lalu, hal apa saja yang boleh tetap menjadi rahasia dan hal apa saja yang harus 'dibongkar' pada pasangan ?
Setiap pasangan mempunyai cara berbeda untuk menentukan  rahasia pribadi dan rahasia umum. Pada kenyataannya, ada pasangan yang berkomitmen bahwa tidak ada rahasia sama sekali diantara mereka, dan ada pula yang tetap menjunjung tinggi privacy masing-masing. Hal itu sah-sah saja asal kedua belah pihak berkomitmen pada kesepakatan yang telah mereka buat.


Denikian pula dengan barang-barang pribadi pasangan seperti isi SMS, surat-surat, arsip pekerjaan, dan lain-lain. Bila anda memutuskan barang-barang tadi sebagai privacy, maka anda tidak akan mencuri lihat. Jika hal ini terjadi berarti anda telah melakukan pelanggaran privacy. Kepercayaan pasangan akan runtuh.



Kuncinya: Penjelasan yang Tepat
Bila menjadi pihak yang memiliki rahasia, bagaimana sebaiknya sikap kita agar pasangan tidak merasa penasaran atau kecil hati ?

Jangan pernah membiarkan pasangan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, karena jika rasa ingin tahu itu tidak terpuaskan ia akan mudah curiga. Jadi sebelum semuanya terlambat, selalu biasakan menjelaskan hal-hal sumber curiga secara garis besar, serta alasan mengapa anda tidak bisa berbagi cerita ini pada pasangan. Sehingga --semoga-- pasangan bisa memahami dan menerima kalau ia tidak bisa mengetahui detail rahasia itu.

Anda pun harus memahami bahwa rasa ingin tahu pasangan seringkali didasari keinginan untuk menempatkan diri pada posisi atau sikap yang sesuai. Sebetulnya yang lebih sulit justru memilih kalimat tepat agar rasa ingin tahu pasangan terpuaskan, tanpa harus bercerita detail dan tetap menjaga agar rahasia tidak terungkap. Pilihlah kalimat sederhana yang mudah dimengerti agar tidak menyinggung perasaan pasangan.

Punya rahasia itu rasanya seperti 'menanggung beban', yang pada suatu titik akan terasa berat. Menjadi jauh lebih berat kalau rahasia itu adalah pelanggaran komitmen pada pasangan, misalnya perselingkuhan, penipuan, atau pelanggaran hak orang lain, dan sebagainya.

Karena itu, semakin banyak hal yang bisa dibahas dan dibicarakan bersama --berarti rahasia semakin sedikit-- semakin kuat kebersamaan dan ikatan emosi dengan pasangan. Ini menjadi dasar kepercayaan dan kasih sayang yang kuat, dan hubungan dengan pasangan menjadi harmonis dan langgeng. Insya Allah...

***


Kamis, 07 Juni 2012

Teman Tapi Sayang -part 2-

Hola, menyambung obrolan kita yang tadi ya...

---
Kalau anda termasuk pasukan berani mati dalam pertempuran hati TTS ini, berjuanglah! maju perang! Gunakan kedekatan sebagai teman --yang memang punya keleluasaan ngomong apa saja tanpa ada yang ditutup-tutupi-- untuk jujur tentang perasaan anda.

Ingat, santai saja, cari cara yang paling normal untuk mengungkapkan apa yang terjadi pada hati anda. Nyatakan bahwa persahabatan adalah hal yang paling penting untuk anda, karena itu apapun yang terjadi antara anda dan teman yang tersayang ini, anda berdua harus tetap berteman baik.

Sesudah pengakuan dosa tadi biasanya akan ada masa janggal, masa-masa hubungan pertemanan jadi tidak enak. Tapi tidak apa-apa, yang penting perasaan anda ringan tanpa menanggung beban lagi.

Tapi yang terpenting adalah; anda harus berjanji pada diri sendiri bahwa apapun jawaban dari TTS ini, bertepuk sebelah tangan atau gayung bersambut, tidak akan ada yang berubah. Sikap dan pertemanan tetap harus berjalan kembali. Karena toh yang anda cinta darinya adalah semua kualitas baiknya sebagai teman.

Kalau ternyata dia tidak ada cinta untuk anda, ya sudah, terima saja dengan lapang dada. Mungkin belum jodoh punya teman plus cinta. Kalau teman tersebut yang jadi jaga jarak dan bersikap aneh, anda harus bersikap normal dan berusaha untuk mengembalikan pertemanan ke kondisi semula. Susah ya ??...tapi pasti bisa :)

***

(sudah tidak bersambung lagi. Selesai)

Teman Tapi Sayang -part 1-

...sedang galau, eh nemu tulisan ini. Makasih ya Mbak Kika Dhersyputri, Ratu Galau Indonesia...hahaha..

***

Setelah era kejayaan TTN [teman tapi nggelibet] atau TTM [teman tapi mesum (??)], sekarang jamannya TTS yang membuat TTG. Apaan ? Teman tapi sayang yang potensial bertransformasi menjadi teman tapi galau.

Jika TTN atau TTM kental dengan nuansa pemenuhan kebutuhan hawa nafsu, maka TTS ini setingkat lebih tulus dan murni yaitu rasa sayang cenderung cinta.

Sama dengan TTS [teka-teki silang], teman tapi sayang ini menyimpan banyak pertanyaan mendatar dan menurun. Bahkan banyak pertanyaan yang dibiarkan kosong tanpa jawaban. Habis bagaimana, teka-tekinya tentang perasaan, tentang hati, ya sulit.

Sama seperti menang TTS, memenangkan sebuah teman tapi sayang juga sangat menyenangkan. Sebab,
-konon- pasangan paling ideal adalah orang yang bisa kita cintai dan bisa menjadi teman baik.

Elemen cinta ideal -katanya- ada 3, yaitu friendship, love, dan sex. Artinya; untuk jadi pasangan komplet, seseorang harus bisa memadukan persahabatan atau pertemanan, cinta, dan juga hasrat sex. Kalau hanya cinta dan sex, pasti cuma akan jadi pasangan peringkat bawah yang hubungannya cenderung tidak awet. Kalau hanya pertemanan dan sex, selamanya hanya akan menjadi teman tidur.

Nah, kasus TTS adalah perpaduan antara elemen pertemanan dan cinta, tanpa sex. Jadi apa ? ya jadi ruwet, jadi galau deh...

Mungkin, leluhur kita pencipta idiom 'tresno jalaran soko kulino' sebenarnya adalah para psikolog hebat, yang paham betul analisis psikologis tentang perasaan cinta yang ditimbulkan oleh kenyamanan dan kebiasaan.

Sebenarnya, teman adalah para calon kekasih ideal. Paling tidak dari tingkat kenyamanan dan kesamaan minat. Setidaknya, teman-teman kita adalah orang-orang yang kita pilih karena kita merasa mereka ini tidak bikin kita bete atau illfeel. Secara alami mereka sudah melalui serangkaian 'fit and proper test'.

Mungkin karena sering bersama dan terlalu akrab maka tumbuhlah benih-benih terlarang; cinta. Terlarang kalau tumbuhnya hanya sepihak, tapi kalau bertepuk kedua belah pihak ya namanya rejeki nomplok ! Pantang ditolak.

TTS ini -kata mereka yang sudah pernah mengalami, kalau aku sih amit2 jangan deh..- harus disikapi dengan hati-hati karena pertaruhannya cukup berat. Yakni; persahabatan yang konon bagai kepompong ulat sutra, saking berharganya.

Sekarang, coba cek ke diri  masing-masing apakah anda terlibat pada sebuah kasus TTS dengan check list berikut ini:
- Apakah anda mulai mengusahakan untuk selalu bertemu dengan teman ini?
- Apakah menemuinya merupakan sebuah kebutuhan?
- Apakah anda lebih suka pergi berdua saja dengannya daripada beramai-ramai dengan teman-teman?
- Apakah apa yang dikatakannya penting dan jadi pertimbangan khusus?
- Apakah diam-diam anda merasa cemburu dan tidak suka kalau ia mulai bercerita tentang teman-teman  perempuannya?

Kalau jawaban dari semua pertanyaan itu adalah; YA, selamat !! Anda sah menjadi korban TTS !

Lalu gimana dong? Karena sudah terlanjur, sudah terjadi kecelakaan hati mencintai teman sendiri, anda harus mengambil sikap.

Kalau pertemanan dan persahabatan adalah hal sangat penting dan tidak ada lagi teman seasyik dia di dunia, ya sudah...buang jauh-jauh saja rasanya. Mutilasi saja cinta yang mulai bersemi, buang sana ke laut. Tidak perlu diingat-ingat lagi, tidak perlu dirasa-rasa lagi. Tidak usah meriang kalau tidak di SMS atau di BBM seharian. Tidak usah cari-cari cara untuk ketemu, biasa aja nada jawabnya kalau ditelepon, tidak usah GRan dengan perhatiannya. Karena itu murni perhatian atas nama pertemanan dan persahabatan.

[bersambung...capek ngetik terus, dilanjut nanti ya...]

***

Senin, 04 Juni 2012

Cara Memperbaiki Pertemanan Yang Retak


Memiliki teman rasanya sangat menyenangkan. Kita jadi punya tempat untuk berbagi cerita tentang banyak hal. Mulai dari masalah anak, rumah tangga, hobi, sampai ke hal yang sepele, seperti tempat makan yang asyik. Teman juga sering menjadi sumber penyegaran di saat kondisi hati sedang buruk.

Tapi seperti umumnya sebuah hubungan, pertemanan dan persahabatan pun rentan terhadap konflik. Sebenarnya konflik itu tidak selalu berakibat negatif karena bisa membuat kita lebih bisa saling memahami satu sama lain.

Tidak jarang konflik juga menimbulkan rasa sakit hati mendalam. Jika sudah begitu biasanya hubungan pertemanan pun jadi putus. Tidak ada lagi telepon, e-mail, atau SMS. Dijauhi dan dimusuhi seorang teman rasanya sungguh tidak nyaman.

Nah, bagaimana cara menyudahi konflik yang meretakkan hubungan ini ? Berikut beberapa tipsnya...

INTROSPEKSI
Bisa jadi saat ini anda bingung karena seorang teman menjauhi padahal anda merasa tidak melakukan kesalahan apapun. Sebelum langsung marah-marah dan protes, ada baiknya kalau anda melakukan introspeksi dulu. Renungkan apa yang sedang terjadi dan apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki keadaan.
Cermati juga sejak kapan permusuhan ini dimulai. Sehingga anda bisa memperkirakan langkah paling tepat untuk mencari solusi.

Satu hal yang pasti, ada sesuatu yang membuat teman marah dan memusuhi anda. Kalaupun benar-benar merasa tidak bersalah, tidak perlu langsung bersikap defensif. Tenang dan terbuka saja. Jangan sampai anda terpancing emosi dan membuat hubungan semakin buruk.

BERANI MINTA MAAF
Tidak ada salahnya minta maaf duluan. Kalaupun teman menolak, jangan putus asa. Paling tidak setelah minta maaf beban anda akan berkurang.

Ajak teman anda untuk berbicara empat mata. Sampaikan bahwa permasalahan antara anda dan dia membawa dampak dan perilaku negatif. Ungkapkan juga bahwa pertikaian ini membuat anda tidak nyaman.

Dengan terbuka dan berani minta maaf, niscaya sang teman akan bersimpati pada anda dan bersedia membuka pintu maaf.

BERPIKIR POSITIF
Bagaiman jika teman anda tidak juga mau mencairkan konflik sedangkan anda sudah berupaya memperbaiki situasi dan meminta maaf ? Dalam situasi seperti ini tetaplah berpikir positif. Yakinkan hati bahwa suatu saat nanti dia akan memaafkan anda dengan ikhlas.

Sementara itu, meski dia menjauh sebaiknya anda tetap menjadi teman yang baik. Jangan karena dia marah pada anda, anda juga jadi ikut-ikutan marah. Tunjukkan sikap yang positif. Paling tidak, kesungguhan anda sudah menunjukkan bahwa anda adalah seorang sahabat sejati untuknya.



***
Disarikan dari berbagai sumber.